Gempa Bumi Memporak-porandakan Padang dan Pariaman

Gempa bumi yang terjadi pada Tanggal 30 September 2009 dengan kekuatan 7,6 Scala Richter telah memporak-porandakan negeri saya yaitu Padang dan juga Kabupaten Padang Pariaman. Gempa juga telah menghancurkan infrastruktur komunikasi dan aliran listrik sehingga Padang menjadi gelap gulita dan saya tidak bisa online selama satu minggu, tetapi saya bersyukur karena saya dan keluarga selamat, hanya rumah orangtua yang sedang rehab kamarnya rata lagi dengan tanah. Berikut foto yang behasil saya abadikan setelah 2 hari terjadinya gempa.

Rumah Orangtua saya yang lagi direhab hancur lagi

Rumah Orangtua saya yang lagi direhab hancur lagi

Masjid Al Jamaah Kampung Jambak Ampang Padang

Masjid Al Jamaah Kampung Jambak Ampang Padang tempat saya biasa sholat berjamaah yang sebelumnya juga rusak karena gempa tidak bisa lagi dipakai

Kedai Penduduk menjadi miring dan mengancam keselamatan karena hampir roboh

Kedai Penduduk menjadi miring dan mengancam keselamatan karena hampir roboh

Ruko yang baru dibangun di Jln Raya Ampang Kuranji roboh menjadi satu lantai

Ruko yang baru dibangun di Jln Raya Ampang Kuranji roboh menjadi satu lantai

Rumah Sakit M. Jamil Padang yang sedianya untuk mengobati korban gempa juga ikut hancur terpaksa pasien dirawat di tenda-tenda darurat

Rumah Sakit M. Jamil Padang yang sedianya untuk mengobati korban gempa juga ikut hancur pasien terpaksa dirawat di tenda-tenda darurat

Plaza Andalas terbakar karena gempa

Plaza Andalas terbakar karena gempa

4 thoughts on “Gempa Bumi Memporak-porandakan Padang dan Pariaman

  1. hendri says:

    semoga padang cepet pulih ke keadaan semula

  2. rvsdi says:

    betul ndri, semoga lebih baik lagi dari keadaan semula

  3. tanahsirah says:

    Semoga akibat gempa ini tidak membuat kita jadi lembek dan segera bangkit dan dengan optmis manatap hari esok menjadi lebih dari kemaren………

    Amin…..

  4. rvsdi says:

    betul, jangan menunggu bantuan datang, tapi berusahalah bangkit sendiri sebab kehidupan bukan apa yang telah dilewati tetapi yang akan datang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *